Wednesday, December 17, 2014

Networking ID

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Berjumpa lagi di tutorial saya. Di tutorial kali ini saya akan membahas tentang WDS (wireless distribution system). WDS terbagi menjadi 2, yaitu WDS dynamic dan WDS static.

Biar gak bingung, langsung ke TKP saja.

WDS Dynamic
–       Setting wireless mode, salah satu menjadi AP dan satunya lagi menjadi station-wds


–       Aktifkan wds mode pada AP
Setting WDS
Mode : dynamic
Default bridge : bridge1


–       Apabila sudah terhubung, maka akan terbentuk interface wds1 pada AP dan secara dynamic/otomatis akan ditambah pada port bridge


WDS Static
–       Konfigurasinya hampir sama seperti WDS dynamic. Tapi, pada tab WDS, wds mode kita pilih static, dan default bridge ke bridge1.


–       Klik ‘+’ atau add pada wireless tabel > pilih wds
Masukkan MAC-Address dari station/client yang terhubung. Dalam arti kita memasukkan data station/client secara manual.

 

Wds telah selesai dibuat.

Oke sob, sekian dulu tutorial tentang WDS (wireless distribution system). Terimakasih sudah mampir di tutorial saya. jangan lupa kunjungi tutorial saya di lain waktu.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

5 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Mas mau nanya kalo ada tiga router,R-1 sebagai AP R-2 Sebagai Station WDS (Connec Lewat R-1) dan R-3 sebagai Station WDS (Connect Lewat R-2) ? Apakah si R-3 tersebut dapat menjalankan WDS yang Terkoneksi nya ke R-2 bukan ke R-1 langsung ??

    Di tunggu jawabaannya mas *NEwbie

    ReplyDelete