Wednesday, December 17, 2014

Pengertian Routing

Networking ID

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Kembali lagi di tutorial saya. di perjumpaan kali ini saya tidak membahas tentang tutorial, tapi saya akan membuat sedikit tulisan atau artikel yang membahas tentang ROUTING.
Mungkin sobat semua sudah pernah tahu tenang apa itu routing. Tapi, biar lebih jelas saya akan membahasnya disini.

Langsung ke TKP saja.
ROTING merupakan proses pengiriman data maupun informasi dengan meneruskan paket data yang dikirim dari jaringan satu ke jaringan lainnya melalui internetwork device (router).

 

Berikut ini beberapa alasan mengapa harus menggunakan routing :
–       Ketika jaringan local sudah mulai komplek.
–       Saat kita menginginkan pemantauan dan pengolahan jaringan yang lebih baik.
–       Lebih aman (firewall filtering lebih mudah dan lengkap).
–       Trafik broadcast hanya terkoneksi di setiap subnet/jaringan.
–       Koneksi jaringan antar IP public
–       Koneksi antar WAN (Wide Area Network)

Routing ada 2 jenis :
–          Routing Static
Merupakan jenis routing yang dilakukan secara manual. Routing jenis ini melakukan konfigurasinya satu per satu, misal, menentukan jalur terbaik untuk sampai ke tujuan.

–          Routing Dynamic
Merupakan jenis routing yang konfigurasinya otomatis. Routing jenis ini hanya melakukan sedikit konfigurasi pada router, selanjutnya router-router tersebut akan mencari route dan gateway terbaik dari semua jaringan yang terhubung.



Routing Static Routing Dynamic
Berfungsi pada protocol IP Berfungsi ada inter-routing protocol
Router tidak dapat membagi informasi routing Router membagi informasi routing secara otomatis
Routing table dibuat dan di hapir secara menual Routing table dibuat dan dihapus secara otomatis
Tidak menggunakan routinf protocol Terdapat routing protocol, seperti RIP dan OSPF
Microsoft mendukung multihomed system seperti router Microsoft mendukung RIP untuk IP dan IPX/SPX



ROUTING memiliki 2 komponen, diantaranya :
–          RIB (routing information base)
Atau juga sering disebut table routing. RIB berisi daftar rute ke jaringan tertentu dan juga berisi metric (nilai/prioritas) dari masing-masing rute.
Fungsi RIB :
  • Menyaring informasi routing dari semua jenis routing protocol.
  • Mengkalkulasi dan memilih jalur terbaik ke jaringan tertentu.
  • Mendistribusikan informasi routing ke routing protocol lain.
Untuk table RIB bisa dilihat di menu IP > Routes > Routes List

 

–          FIB (Forwarding Information Base)
  • FIB merupakan hasil olahan dari RIB yang telah tersaring
  • Merupakan informasi routing yang disimpan dalam cache
  • Secara default (bila tidak ada ‘routing mark’ yang digunakan) semua rute aktif aka nada pada tabel routing utama (main)
  • Hanya ada satu rule implicit yang tersembunyi (rule ‘catch all’) yang menggunakan tabel utama untuk semua pencarian routing
Oke sob, sampai disini dulu sedikit ulasan mengenai ROUTING. Terimakasih sudah mampir di artikel saya kali ini. Semoga bermanfaat bagi sobat semua.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

0 comments:

Post a Comment